nada kesendirian, gemuruh kata kesunyian
Bukankah kalian bintang gemintang
tercipta sebagai teman kelam sukma malam?
Bukankah gugusan kerlipmu adalah sinar basuh perih
jelmaan kedip binar netra kekasih?
Apakah tuntas tugasmu wahai punakawan,
yang bukan empat namun milyaran
pungggawa-punggawa, abdi-abdi, penghibur-penghibur
kerajaan-kerajaan padang hati rindu?
Karena aku masih di sini, termangu kelu beku
memandang semburat langit nila tua
dan tak jua jumpaimu
dalam kedalaman malam-malamku