nada kesendirian, gemuruh kata kesunyian
Sore,
kelabu yang bergelayut rindu pada awan
mendendangkan lagu, tentang hujan,
tentang bias rintiknya yang tak lagi serupa
lengkung indah tujuh warna
Diamlah sejenak,
bisikku pada jingga
Coba dengarkan dia
sebelum engkau meninggalkannya
Lagu rindu
persembahan kelabu
…
merdu
…
Meski sesekali terselip gerutu
tidaklah menjadi berkurang
sendu dan syahdu itu
Dan haru yang semakin menelan biru
adalah mula jatuh tangisnya
Rintik
demi rintik
Seolah petikan nada rintihan cerita
kelabu
tentang kenangan hujan kepada
keindahannya
…
sangat merdu
…
dan aku,
menyimak semua
terhanyut,
tersenyum,
sejenak,
seseorang meninggalkan benakku,
seseorang yang tidak lebih mencinta hujan,
daripada aku
(Bandung, berteman hujan)