nada kesendirian, gemuruh kata kesunyian
Tidurlah malam ini
Biarkan saja langit nan muram sendu
berlama-lama dalam tangisnya
Katupkan sejenak duniamu
hingga dia berhenti menyeretmu kembali
dalam segala kepenatannya
Tidurlah malam ini
Eratkan selimut dan bisikkan doa
Dia yang bersemayam di atas ‘Arsy
akan menutupkan malam-Nya
untukmu, hingga esok, pagi kan datang berseri-seri
Semoga, untuk kita
Tidurlah, Putriku
Tak perlu ada diriku
dalam kembang tidurmu
Cukuplah bagiku, tentram tidurmu
Pun aku, bukanlah Pangeranmu
Aku sekedar di sini, di sini untukmu
Tak perlu bermimpi, untuk menyapaku
…
Good night, Princess
(untukmu, yang mengusik mimpi-mimpi)