Setengah hati itu
berapa kilo?

Rupamu!

Dia mengumpat

Sesungguhnya aku hanya bertanya
berapa besar kesungguhanmu itu

Jika setengah hatimu itu sebesar bumi dan langit,
Jika setengah hatimu kau ijol duit
lantas menjadi bermilyar-milyar mangkuk es cendol
dan dapat menyenangkan mereka yang ikut pailit,
gara-gara amerika pelit itu pailit,

Maka kukira sudah cukuplah,
setengah hatimu kuwi

Ah, dabuk!

Dia mengumpat
lagi

Apa ya bisa
kau hidup
dengan membagi-bagikan sepenuh hatimu
kepada segalanya?

Hatimu itu cuma satu, le!

Lantas Gusti Allah tidak kau bagi?
Baginda Rasul yang katanya idolamu itu tidak kau bagi?
Orang tuamu yang sudah sepuh itu tidak kau bagi?
Si nduk yang pengen kau jadikan pacar itu tidak kau bagi?
Mbak-mbakmu, mas-masmu itu tidak kau bagi?
atau jangan-jangan manukmu itu tidak juga kau bagi?

Begitu?

Sudahlah,
berhentilah ngomong sepenuh hati ini
sepenuh hati itu
caci maki saja yang bikin kata-kata sampah begitu
apa ya hatimu ada seribu?
sugih tenan kamu

Kampret!
Susah ngomong sama wong gendheng!

Lho?
Dia masih sempat mengumpat
sebelum mangkat