Maafkan

Maafkan

Perasaan ini
terduakan

Mungkin aku tidak sungguh
menginginkan laramu
hinggap berpijak pada pundakku

Gula-gula kata-kata
yang menemanimu dalam gulana

Mungkin hanya pemanis
kepada hasrat untuk memiliki

Dan sewajarnya aku ciut, kecut

Karena mungkin,
manis yang juga kukecap selama ini
kan hilang berganti rasa