Ijinkan aku, mengertimu
Mengintip sejenak jiwa
mendengarkan seksama cerita
hatimu

Tentang mimpi
diriku, cinta, kegalauanmu
ikan, laut, kucing
atau apa sajalah
sesukamu, terserah

Empat telinga dan tiga mata
untukmu, bila kau butuh
Menangis, bernyanyilah
Lemparkan saja semua rasa
semua keluh
sebesar yang kau bisa

Di sini,
di sini aku kan setia
mencerna setiap muntahan kata
membaca bahasa gerak
dari tubuhmu

Dan bukan, sungguh
bukan kehampaan darimu yang kucari
bukan pula kebisuan ini
seperti detik kini

Kumohon, ijinkanku hapus laramu
Sesaat saja memasuki ruang dalam benakmu

Aku ingin mengertimu

Kerinduan ini, kehampaan ini
semakin meniadakan segalanya